• Jelajahi

    Copyright © Revolusinews.id - Berita Terkini Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daerah

    Loading...

    no-style

    Insiden Percobaan Pengroyokan dan Perusakan Rumah Terhadap Wartawan di Desa Mekarwangi

    adminrevolusinews.id
    02 July 2022, July 02, 2022 WIB Last Updated 2022-07-03T05:41:50Z


    revolusinews.id Subang - Berawal ketika pada hari Sabtu (02/07/2022), Roby Andrean yang merupakan jurnalis media indoglobenews hendak mengkonfirmasi terkait pekerjaan peningkatan jalan desa alokasi Bantuan Provinsi (Banprov) di Desa Mekarwangi, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat.


    Roby alami percobaan pengroyokan dan sempat dilempar batu hingga lari menghindar dan bersembunyi dirumah. Namun saat bersembunyi di rumah para oknum Desa Mekarwangi tetap berusaha memaksa masuk dengan merusak pintu hingga jebol dan berlubang.


    "Oknum kepala desa (kades) dan perangkatnya sudah melecehkan profesi insan pers karena insiden ini terjadi ketika saudara Roby sedang menjalankan tugas profesinya sebagai wartawan yang dilindungi Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999," jelas Daus Kobra, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gival ketika mendampingi Roby di Polsek Pagaden.(02/07/2022)


    Menurut Daus, walaupun sudah ada ingkrah perdamaian antara Kades Mekarwangi dengan Roby di Kantor Polsek Pagaden dan disaksikan oleh Kapolsek, namun para pelaku percobaan penganiayaan dan pengrusakan tidak dipertemukan dengan Roby sehingga belum dinilai seutuhnya menyelesaikan masalah dan terkesan hanya membela Kades Mekarwangi.


    "Padahal insiden percobaan penganiayaan dan pengrusakan rumah insan pers merupakan serangkaian kejadian, hal itu terjadi karena para oknum aparatur desa tidak terima pekerjaan peningkatan jalan rigit dikontrol oleh wartawan sehingga timbul pertanyaan ada apa dengan proyek tersebut?" ucap Daus.


    Daus menyayangkan pernyataan salah satu anggota Polsek Pagaden, bahwa insiden terjadi karena wartawan tidak punya etika dan mempertanyakan apa hak wartawan untuk ngorek pekerjaan rigit karena semestinya biarkan dulu pekerjaan selesai baru melaporkan.


     "Seharusnya dia tahu salah satu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) wartawan yaitu melakukan kontrol sosial. Untuk pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara, wartawan maupun LSM berhak mengawasi dari mulai pelaksanaan awal hingga akhir, agar proyek dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai standar teknis sehingga diterapkan seutuhnya dan uang negara bisa diselamatkan ," tegas Daus.


    Daus mengungkapkan kekecewaannya dengan peristiwa insiden percobaan pengroyokan dan perusakan ini. Terlebih ada insiden tambahan yaitu dugaan sabotase penggembosan ban atau roda kendaraan roda dua milik Roby ketika terparkir di Polsek Pagaden. Dikarenakan ketika di pompa kedua ban motor tersebut tidak bocor. (nanang suparman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini