Garut | Polres Garut menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mumun Surachman Polres Garut pada Senin (9/3/2026).
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Garut, TNI, para Pejabat Utama (PJU) Polres Garut, perwakilan pemerintah daerah, dinas terkait, organisasi masyarakat, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mempersiapkan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri, khususnya dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah awal untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Kabupaten Garut.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan serta kerja sama dari seluruh unsur terkait, baik TNI, pemerintah daerah, instansi pelayanan publik, maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergitas dan koordinasi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolres.
Ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kemanusiaan yang setiap tahunnya digelar untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode libur Lebaran, terutama pada jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, serta objek wisata.
Dalam rapat tersebut dibahas secara rinci berbagai kesiapan pengamanan, mulai dari pengaturan lalu lintas pada jalur utama mudik dan jalur alternatif, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, hingga pengamanan terhadap pusat keramaian masyarakat.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengamanan tempat ibadah yang akan digunakan masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Fitri, serta pengamanan kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan selama libur Lebaran.
Kabupaten Garut sendiri dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang, seperti kawasan wisata Cipanas, pantai selatan Garut, serta sejumlah objek wisata alam lainnya. Oleh karena itu, kesiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama dalam operasi tersebut.
Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi kerawanan, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan di jalur mudik, gangguan keamanan, hingga kemungkinan bencana alam yang dapat mengganggu kelancaran arus perjalanan masyarakat.
Selain aspek keamanan dan lalu lintas, koordinasi juga dilakukan dengan instansi kesehatan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan medis di perjalanan.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai instansi terkait turut menyampaikan masukan dan kesiapan masing-masing dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, mulai dari pengaturan transportasi, kesiapan infrastruktur jalan, hingga pelayanan publik selama masa libur Lebaran.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh unsur dapat bekerja secara terpadu dan saling mendukung demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Garut.
Polres Garut bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk bekerja secara maksimal guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa aman, nyaman, dan khidmat bersama keluarga.
(Revpolusi Investigasi/Aldi)
› Tanpa label › Polres Garut Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Hadapi Operasi Ketupat Lodaya 2026




