• Jelajahi

    Copyright © Revolusinews.id - Berita Terkini Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daerah

    Loading...

    no-style

    Jenazah Ibo Korban Keganasan Teroris KKB di Papua Sampai Di Rumah Duka di Tambakdahan Subang Dan Langsung Dimakamkan

    adminrevolusinews.id
    09 March 2022, March 09, 2022 WIB Last Updated 2022-03-11T09:55:01Z

    revolusinews.id Subang - Penyerangan Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (8/3/2022) menewaskan 8 orang pekerja pembangunan tower.


    Jenazah salah satu korban bernama Ibo yang merupakan warga Dusun Tegal Panjang, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, sampai dikediamannya yang juga merupakan tempat kelahirannya pada hari Rabu (09/03/2022). Setelah jenazah diterima pihak keluarga, kemudian langsung di sholatkan dan dimakamkan.


    "Saya atas nama pemerintahan Desa Tanjungrasa mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya salah satu warga kami, semoga keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran," ucao Eman Sulaeman, Kepala Desa Tanjungrasa.(09/03/2022)


    Di acara pemakaman tersebut selain dihadiri sanak sodara dan kerabat dari Ibo, juga hadir Kapolsek Binong IPTU Edi Juhedi dan rekan kerja korban.


    "Pihak keluarga menerima kabar hari Sabtu (05/03/2022) dan hari ini jenazah almarhum saudara kami sampai di rumah duka, selanjutnya di sholatkan dan segera dimakamkan," jelas Naim, pihak keluarga almarhum Ibo.


    Rekan kerja Ibo di Papua juga hadir di pemakaman, dia selamat dari keganasan Teroris KKB karena sehari sebelum terjadi peristiwa pembantaian sudah dijemput heikoter dari lokasi.


    "Saya sangat shok ketika melihat kabar di youtube kalau 8 orang rekan kerja saya menjadi korban keganasan KKB dan 1 orang selamat di okasi temoat kami mengerjakan oembangunan tower," ungkap Koswara, rekan korban Ibo.


    Koswara mengutarakan bahwa lokasi dimana dia bersama rekan-rekannya mengerjakan tower tidak memiliki akses jalan sehingga harus menggunakan helikopter. Dan sebenarnya pekerjaan mereka sudah selesai dan tinggal menunggu penjemputan namun masih ada 9 orang rekan mereka yang belum dapat dijemput terkendala cuaca buruk. (nanang suparman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini