UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

Turnamen Bola Basket 3x3 Disabilitas Intelektual Digelar di Garut, UNIGA Siap Jadikan Agenda Tahunan

Alimudin Garbiz
2/10/26, 20:43 WIB Last Updated 2026-02-10T13:43:20Z
Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut (UNIGA) menggelar Turnamen Bola Basket 3x3 Disabilitas Intelektual antar pelajar SLB se-Kabupaten Garut serta antar Pengcab se-Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026 ini dipusatkan di GOR Cikuray R.A.A. Adiwijaya, Kabupaten Garut. Turnamen tersebut menjadi ajang olahraga inklusif yang mempertemukan para pelajar berkebutuhan khusus dalam semangat sportivitas dan kebersamaan. Acara ini merupakan event perdana yang diselenggarakan oleh UNIGA dengan tujuan memberikan ruang bagi pelajar disabilitas intelektual untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya bola basket. Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, serta mempererat silaturahmi antar sekolah luar biasa (SLB) dan organisasi olahraga disabilitas di Jawa Barat. Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga pada pembinaan karakter, kerja sama tim, dan semangat inklusivitas. Melalui kegiatan ini, UNIGA berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif pelajar disabilitas dalam kegiatan olahraga yang sehat, aman, dan menyenangkan. Kepala SLB Garut Kota, Ani Sumartini, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah positif bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri serta membangun kepercayaan diri melalui kompetisi yang ramah dan suportif. Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat penting agar kegiatan serupa dapat terus berkembang di masa mendatang. UNIGA berharap turnamen bola basket 3x3 disabilitas intelektual ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Dengan dukungan sekolah, organisasi olahraga, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi pelajar disabilitas sekaligus memperkuat semangat inklusi di dunia pendidikan dan olahraga di Kabupaten Garut dan Jawa Barat. Red
Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+