UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

Kepala SDN Wanamekar 2 Paparkan Kepemimpinan, Transparansi Sekolah, dan Pelaksanaan Program MBG

Alimudin Garbiz
2/09/26, 17:15 WIB Last Updated 2026-02-09T10:15:33Z
Pada 9 Februari 2026, awak media berkesempatan bertemu langsung dengan Kepala SDN Wanamekar 2, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, yakni Ibu Piah Supiah, S.Pd. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun penuh keterbukaan, sebagai upaya menggali informasi terkait pengelolaan sekolah serta berbagai program yang sedang berjalan. Dalam wawancara tersebut, Ibu Piah Supiah menceritakan pengalaman suka dan duka selama kurang lebih tiga tahun memimpin sekolah. Ia menyampaikan bahwa prioritas utamanya adalah membangun sistem kerja yang terarah serta memperkuat organisasi internal, terutama dalam menjaga kekompakan antar guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, komunikasi yang baik dan rasa kebersamaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) serta dugaan pungutan biaya perlengkapan seperti sampul buku, ia memberikan klarifikasi tegas. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah menetapkan pungutan tersebut. Jika terdapat kebijakan serupa di sekolah lain dengan kisaran biaya hingga Rp75.000, hal itu bukan merupakan kebijakan SDN Wanamekar 2. Ia juga menekankan bahwa peran komite sekolah bersifat independen dan harus terpisah dari kebijakan internal sekolah. Setiap bentuk inisiatif seharusnya melalui musyawarah bersama orang tua siswa agar tidak menimbulkan polemik maupun kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak sekolah. Ia memastikan bahwa di SDN Wanamekar 2 tidak terdapat praktik pungutan seperti yang sempat dikeluhkan sebagian pihak. Dalam membangun komunikasi organisasi, pihak sekolah mengedepankan koordinasi aktif, Proses penyesuaian terus dilakukan agar seluruh unsur sekolah dapat berjalan selaras dalam satu visi. Saat ini jumlah peserta didik tercatat sebanyak 208 siswa, ditambah 2 siswa pindahan sehingga total menjadi 210 siswa. Sementara itu, terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG/MPG), sekolah awalnya bekerja sama dengan Dapur Darussalam. Namun karena kebutuhan yang semakin meningkat, kini bermitra dengan Bakti Paki Bulan. Ia memastikan komitmen kerja sama berjalan baik, kualitas makanan sesuai ketentuan, serta tidak ditemukan kasus keracunan maupun gangguan kesehatan siswa. Ia pun menyampaikan bahwa masa pengabdiannya sebagai kepala sekolah diperkirakan masih sekitar tiga tahun lagi sebelum memasuki masa pensiun, dengan harapan seluruh program sekolah terus berkembang lebih baik. (Revolusi Investigasi/Aldi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+