UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

Rapat Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Garut Tetapkan Kepengurusan dan Matangkan Renstra 2025–2029

Alimudin Garbiz
2/03/26, 17:02 WIB Last Updated 2026-02-03T11:02:47Z

GARUT — Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut menggelar rapat resmi di Gedung MUI Kabupaten Garut, Selasa, 3 Februari 2026. Rapat ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi serta perumusan arah kebijakan pendidikan dan kaderisasi ulama pada masa khidmat 2025–2029.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Garut H. Nanang Sofyan Hambali, M.Pd., didampingi Sekretaris MUI Kabupaten Garut H. Uus Kusnawan, MBA, M.Pd. Agenda rapat meliputi tiga pokok bahasan utama, yakni pembentukan pengurus Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Garut, pembahasan program kerja komisi, serta penyampaian informasi keorganisasian MUI.

Dalam rapat tersebut, secara aklamasi ditetapkan Dr. Deden Suparman, MA sebagai Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Garut, dan Anton Rahmat, S.HI sebagai Sekretaris Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Garut. Penetapan ini disambut dengan harapan besar agar kepengurusan baru mampu menjalankan amanah kaderisasi ulama dan penguatan pendidikan umat secara berkelanjutan.

Rapat juga membahas secara mendalam Konsep Persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Garut Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, yang diposisikan bukan sekadar forum administratif, melainkan ruang musyawarah strategis dalam merespons dinamika umat, perubahan sosial, serta tantangan era digital yang semakin kompleks.

Ketua MUI Kabupaten Garut, H. Nanang Sofyan Hambali, menegaskan bahwa MUI ke depan dituntut memainkan peran yang lebih transformatif, khususnya dalam menghadapi krisis adab dan moral generasi, tantangan kaderisasi ulama, serta perkembangan teknologi informasi yang pesat.

Bidang Pendidikan dan Kaderisasi dipandang sebagai pilar strategis MUI dalam menjaga kesinambungan ulama dan dai, memperkuat dakwah berbasis adab dan akhlak, serta membina generasi muda melalui pendidikan dan pesantren yang berkarakter. Pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai proses transfer ilmu, tetapi sebagai ikhtiar peradaban dalam membangun manusia yang berilmu, religius, dan berdaya saing.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Garut Tahun 2025–2029. Dokumen ini menegaskan komitmen MUI untuk menguatkan kaderisasi ulama dan dai yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mengembangkan literasi dan tradisi keilmuan Islam, serta bersinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Garut.

Beberapa program strategis yang dirumuskan meliputi pelatihan operasionalisasi teknologi digital bagi dai dan mubaligh, workshop pembangunan generasi beradab dan religius, pemberdayaan lulusan Pendidikan Kader Ulama (PKU), perintisan perpustakaan Islam, program pesantren bagi remaja, pemuda, dan mahasiswa, hingga dukungan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Berikut Susunan Pengurus Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kab. Garut

Ketua : Dr. Deden Suparman, MA

Sekretaris : Anton Ramat, S.HI

Anggota :

1.       Amang Rosyadi, S.Ag

2.       Martin Kahfi, S.Pd, M.Pd

3.       Abdurrahman Al Ais, S.Pd

4.       Deden Wahyudin Derajat, M.Pd

5.       Dian Noviar Nugraha, S.Pd

6.       Drs. Dede Mulyana, M.Pd

7.       Iwan Ridwan, S.Ag, M.Pd

8.       Drs. H. Dadan Sudrajat, S.Pd, M.Pd

9.       Elis Ernawati, S.Pd.I

10.   Abdul Aziz

11.   H. Yayat Rasidi, S.Pd, M.Pd

12.   H. Entib Satibi, S.IP, M.Pd

13.   Alimudin, S.Pd.I, M.Ud

Rapat ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan Rakerda yang visioner, jujur, dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat peran MUI Kabupaten Garut sebagai penuntun umat dalam menjaga agama, membina akhlak, dan membangun peradaban yang bermartabat.

Revolusi Investigasi
Mengawal Perubahan, Mengungkap Fakta

Red

Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+