• Jelajahi

    Copyright © Revolusinews.id - Berita Terkini Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daerah

    Loading...

    no-style

    Ratusan Hektar Sawah Di Pantura Ciasem Terendam Banjir Petani Terancam Merugi

    adminrevolusinews.id
    12 December 2022, December 12, 2022 WIB Last Updated 2022-12-12T11:44:17Z


    revolusinews.id Subang - Intensitas hujan yang tinggi,dalam sepekan terakhir serta buruknya sistem pembuangan kali cijambe yang bermuara ke sungai ciasem mengakibatkan ratusan hektar persawahan milik warga di kawasan Pantura, ciasem Subang, Jawa Barat, terendam banjir.


    Kondisi ini membuat para petani terancam  merugi, karena bibit padi yang mereka tebar terbawa banjir .


    Salah satunya Ratusan hektar sawah milik warga di Blok Panjalin, Desa Dukuh Subang, Jawa Barat terendam banjir. Benih padi yang baru di semai hilang tersapu banjir


    Menurut petani selain tingginya curah hujan selama beberapa hari terakhir, banjir juga disebabkan karena penyempitan Kali Cijambe yang bermuara ke Sungai Ciasem. Sehingga air tidak mengalir lancar.


    "Banjir ini di akibatkan intensitas hujan tinggi dan buruknya sistem pembuangan air ksli cijambe terjadi penyempitan  sehingga ateal persawahan terendam banjir " ujar Wara Petani Desa Dukuh. Senin (12/12/22)


    Di tambahkan Wara, Imbas dari banjir ini, petani pun mengalami  kerugian, sekitar 3 juta rupiah per hektarnya. 


    Selain itu banjir yang menggenangi persawahan diprediksi akan berimbas pada mundurnya masa tanam , karena petani harus mengganti melakukan penyemaian benih kembali   "ya pembibitan dan pembenihan hilang di selalu banjir harus melakukan penyemaian kembali biaya bertambah masa tanam jadi mundur, ungkap Wara.


    Saat ini para petani meminta pemerintah setempat melakukan normalisasi daerah aliran Sungai Cijambe. Karena jika setiap musim hujan tiba, areal persawahan di wilayah itu selalu terendam banjir, dan petani terus merugi, pungkasnya. (ahd)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini