Pada 12 Maret 2026, pihak SPPG yang berlokasi di Jalan Raya Simpang Samarang, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, memberikan penjelasan terkait sejumlah keluhan yang disampaikan oleh orang tua murid dan guru di beberapa sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, pihak SPPG menyampaikan bahwa mereka berupaya menanggapi seluruh masukan yang muncul di lapangan. Keluhan yang diterima di antaranya berkaitan dengan keterlambatan pengiriman makanan ke sekolah serta kesesuaian menu dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Terkait keterlambatan distribusi, pihak SPPG menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya kendala pada pengiriman bahan, khususnya susu yang datang lebih lambat dari jadwal yang direncanakan. Kondisi tersebut berdampak pada proses penyaluran makanan ke sekolah-sekolah penerima.
Selain itu, beberapa orang tua murid juga mempertanyakan kesesuaian makanan yang diterima siswa dengan anggaran yang ada. Menanggapi hal tersebut, pihak SPPG menjelaskan bahwa sistem penyediaan makanan dilakukan secara rapel atau beberapa hari sekaligus, sehingga berbeda jika dibandingkan dengan perhitungan harian.
Menurut pihak SPPG, perbedaan tersebut seringkali menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Mereka menegaskan bahwa perbandingan antara anggaran untuk satu hari dengan tiga hari sekaligus tentu memiliki perhitungan yang berbeda dalam pelaksanaannya.
Pihak SPPG juga menegaskan bahwa mereka terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik dari orang tua murid maupun pihak sekolah. Selama disampaikan dengan dasar yang jelas, setiap saran akan dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan pelayanan ke depannya.
(Revolusi Investigasi/Aldi)
› Tanpa label › SPPG Bayongbong Tanggapi Keluhan Orang Tua dan Guru Terkait Keterlambatan dan Menu Makanan



