• Jelajahi

    Copyright © Revolusinews.id - Berita Terkini Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daerah

    Loading...

    no-style

    Kol. Arh. Tri Sugiyanto Dansektor 17 CH Sidak Pintu Air Pengairan Dan Perusahan Pastikan Kondisi Baik

    adminrevolusinews.id
    21 July 2022, July 21, 2022 WIB Last Updated 2022-07-21T08:46:10Z


    revolusinews.id Karawang - Guna memastikan sistem pengairan sawah para petani dan pemasokan ke WTP perusahaan lancar, Dansektor satgas Citarum Harum (CH) 17 melakukan inspeksi mendadak (sidak) diwilayah Sektor 17 sungai Kalimalang. 


    Dalam sidak yang kami lakukan hari ini bersama Bamin, Baops Satgas CH dan pihak pengairan sungai Kalimang, PJT II wilayah 1 Bekasi, dari bendungan Curug sampai Sipon perbatasan Karawang bekasi berjalan lancar kata Dansektor 17 Kol. Arh. Tri Sugiyanto kepada revolusinews.id, Kamis (21/07/'22) usai siadak. 


    Pengecekan ini kami lakukan dengan tujuan agar air yang keluar dari sungai Kalimalang bisa berjalan lancar, terkontrol aliran ke sawah para petani dan mengantisipasi adanya perusahaan yang nakal yang tidak sesuai dengan perijinan, terangnya. 


    Ia menambahkan, setidaknya ada 30 titik pengambilan air di sungai Kalimalang sebagai air baku yang digunakan oleh perusahaan, di sepanjang aliran sungai Kalimalang wilayah Sektor 17 Curug sampai Sipon. Dan masih banyak didapati pintu air untuk pengairan sawah milik petani yang sudah tidak layak. Dan banyak warga masyarakat yang juga menggunakan air sungai Kalimalang untuk kebutuhan rumah tangga sehari hari, ungkapnya. 


    Jadi jelas, adanya Satgas Citarum Harum untuk menjaga baik kebersihan air sungai maupun lingkungan bantaran sungai serta kelestariannya agar tidak tercemar, terutama cemaran limbah. Air sungai Kalimalang masih menjadi sumber air bersih untuk semua bahkan warga masyarakat Jakarta, pungkasnya. 


    Pada sidak bersama Satgas CH 17, membenarkan dan mengakui, bahwa sebagian pintu air untuk pengairan lahan persawahan sudah tidak layak. 



    "Memang benar ada sebagian pintu air untuk mengairi lahan sawah petani sebagian sudah tidak layak, perlu adanya pembenahan atau penggantian," ungkap Amir Hamzah kepala seksi wilayah 1 Bekasi PJT II.   (ryo bewok)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini