• Jelajahi

    Copyright © Revolusinews.id - Berita Terkini Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daerah

    Loading...

    no-style

    Kelompok Lestari Terima Bantuan10.000 Bibit Mangrove dari PNM

    adminrevolusinews.id
    27 August 2022, August 27, 2022 WIB Last Updated 2022-08-29T15:45:02Z


    revolusinews.id Subang - Permodalan Nasional Madani (PNM)  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang memberikan bantuan 10.000 bibit kepada Kelompok Tani Hutan Mangrove pada hari Sabtu (27/08/2022) di Balai Hutan Mangrove Kelompok Lestari Desa Langensari Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 


    Penyerahan bantuan secara simbolis oleh ketua PNM Zimy Firmansyah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Dayat S.ag., kepada Ketua Kelompok Lestari Desa Langensari, H.Samsudin.


    Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kapolsek Blanakan AKP Kustiawan, Danramil 05/06 Ciasem Kapten.Arm A.Suprijadi, Camat Blanakan Furwani, Kepala Desa Langensari Sodikin, Kepala Bagian (Kabag) TOSL.KP Kiki Aulia, Kabag Permodalan Nasional Madani (PNM) Wiliam Kagum. 


    "Dalam kesempatan ini kami minta maaf di karenakan Bupati Subang tidak bisa hadir karna sedang sakit dan dalam kegiatan ini beliau mewakilkan kepada saya, program ini adalah Kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pemerintah Kabupaten Subang dengan bekerjasama dengan PNM dalam Rangka Penanaman 10 Ribu pohon Mangrove di wilayah Kehutanan Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang," ucap H.Dayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang dalam pidatonya.(27/08/2022) 


    H. Dayat menyampaikan pesan dari Bupati yaitu setalah penanaman jangan lantas ditinggal begitu saja dan harus terus di rawat dengan melibatkan semua anggota kelompok, Lembaga Masyrakat Desa Hutan (LMDH) , Kepala Desa maupun para Ketua RT dan RW. 


    "Kalau semua unsur dilibatkan maka 2 tahun yang akan datang, pohon mangrove yang telah kita tanam akan menjadi warisan untuk generasi anak cucu kita ke depan," tambah H.Dayat.


    Sedangkan di tempat terpisah H.Syamsudin mengatakan bahwa selain untuk melestarikan ekosistem kehutanan yang dilindungi dan mencegah abrasi, mangrove juga memiliki kegunaan lain seperti untuk bahan pangan antara lain sirup dan selai dari buah perepat, keripik dari daun jeruju, dodol dari buah pidada, kolak dari buah nipah, teh dari daun jeruju, tepung mangrove dari mangrove lindur dan kopi.


    "Menurut para ahli kesehatan mangrove juga bermanfaat untuk kesehatan diantaranya untuk wanita dalam memperlancar proses menstruasi, penurun berat badan, menyembuhkan luka, mencegah resiko sakit ginjal," papar Syamsudin. (nanang suparman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini