UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

UPI Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah Gelar Pelatihan AI untuk 56 Guru PAUD di Garut Selatan

Alimudin Garbiz
6/14/26, 17:50 WIB Last Updated 2026-06-14T10:52:43Z
Garut, 14 Juni 2026 – Sebanyak 56 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari wilayah Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan mengikuti Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembuatan Buku Cerita yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bekerja sama dengan Komunitas Ngejah. Kegiatan berlangsung di Saung Komunitas Ngejah, Kampung Sukawangi, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komunitas Ngejah, Roni Nuroni, S.T., dan Ketua BPD Desa Sukawangi, Asep Ahmad Yusuf, S.TH.I. Dalam sambutannya, Roni Nuroni menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UPI Kampus Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan guru masa kini. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya AI, perlu disikapi secara positif agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan literasi masyarakat. Sementara itu, Asep Ahmad Yusuf menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para pendidik di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pengetahuan dan teknologi terbaru. Kegiatan menghadirkan narasumber dari UPI Kampus Tasikmalaya, yaitu Nugraha Adhi Pratama, S.T., M.Kom., dan Budi Iskandar, S.Si., M.Pd. Para pemateri memberikan pemahaman mengenai konsep dasar Artificial Intelligence, peluang pemanfaatannya dalam dunia pendidikan, serta praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu guru mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran yang lebih kreatif. Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah pemanfaatan AI untuk pembuatan buku cerita anak. Melalui teknologi tersebut, guru dapat memperoleh bantuan dalam menyusun ide cerita, mengembangkan alur narasi, membuat karakter, hingga menghasilkan ilustrasi pendukung yang menarik. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan berbagai aplikasi AI sehingga mampu memahami penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang penggunaan teknologi dalam pembelajaran anak usia dini. Selain aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab, sehingga teknologi dapat menjadi alat bantu yang mendukung kreativitas guru tanpa menghilangkan peran penting pendidik dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPI Kampus Tasikmalaya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Komunitas Ngejah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin siap menghadapi era digital dan mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta sesuai dengan kebutuhan generasi masa depan. "AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat yang dapat membantu guru bekerja lebih kreatif, efektif, dan produktif dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak," menjadi pesan utama yang mengemuka sepanjang pelatihan tersebut. Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai inovasi pendidikan berbasis teknologi di daerah. (Kang Ruli/Revolusi Investigasi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+