UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

PUPR Hadir Menjaga Aliran Kehidupan: Ikhtiar Drainase Perkotaan Cegah Banjir di Tarogong Kidul

Alimudin Garbiz
2/23/26, 10:37 WIB Last Updated 2026-02-23T03:37:59Z
GARUT — Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat, khususnya di tengah musim hujan. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui program Drainase Perkotaan yang saat ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kepala UPT PUPR Tarogong Kidul, Iwan Hambali S.IP., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas PUPR melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) yang difokuskan pada penanganan banjir di kawasan perkotaan. “Program ini khusus untuk penanganan drainase perkotaan, apalagi sekarang sedang musim hujan. Drainase menjadi sangat penting agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan genangan,” ujarnya. Pekerjaan drainase tersebut dilakukan sepanjang ruas Jalan Pembangunan, dimulai dari Simpang Lima, melewati kawasan rumah sakit, hingga menuju Sungai Cikamiri, termasuk jalur menuju pertigaan Sukapadang. Seluruh kegiatan ini berada di wilayah administratif Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Menurut Iwan Hambali, penanganan difokuskan pada saluran terbuka dan tertutup yang menjadi prioritas agar aliran air tetap optimal. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Februari dan direncanakan berlangsung hingga triwulan berjalan, menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Selain pekerjaan drainase, dari bidang Bina Marga juga rutin dilaksanakan kegiatan pemeliharaan setiap bulan, seperti pembersihan rumput, normalisasi saluran, serta pemeliharaan Damija (Daerah Milik Jalan), yang meliputi tebing, saluran, dan bahu jalan.
Pada kesempatan tersebut, pihak PUPR juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pekerja lapangan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat sekitar yang telah berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan. “Tanpa dukungan para pekerja dan kesadaran masyarakat, upaya ini tidak akan berjalan optimal. Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menjaga lingkungan dan aliran air tetap bersih,” ungkapnya. Upaya PUPR ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan ikhtiar bersama antara pemerintah, pekerja, dan masyarakat dalam menjaga aliran kehidupan, mencegah banjir, serta mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan berkelanjutan bagi Tarogong Kidul. — Redaksi Revolusi Investigasi
Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+