GARUT — Air mata haru akhirnya tumpah di tengah penantian panjang yang penuh kecemasan. Dede Sutandi (64), warga Kampung Pedes RT 03 RW 07, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, yang selama ini berjuang melawan kanker paru-paru, kini telah mendapatkan perawatan medis lanjutan di Bandung.
Alhamdulillah, pada waktu subuh hari ini, Rabu, 25 Februari 2026, Dede Sutandi—yang akrab disapa Ade Ebo—diberangkatkan menuju Bandung menggunakan ambulans bantuan Baznas Kabupaten Garut. Keberangkatan yang diiringi doa tersebut menjadi simbol harapan baru bagi pasien dan keluarganya setelah sekian lama terkendala kondisi ekonomi.
Pasien kini telah dirawat di RS Rotinsulu, rumah sakit khusus paru di Bandung, untuk menjalani perawatan dan tindakan medis lanjutan.
Proses rujukan ini terwujud berkat sinergi dan kepedulian banyak pihak. Perhatian dan dukungan datang dari Lurah Jayawaras, yang sejak awal memberikan atensi dan mendorong percepatan penanganan bagi warganya. Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul melalui H. Agus dan Bu Denty selaku bagian pelayanan beserta jajaran staf turun langsung memastikan kesiapan administrasi dan teknis berjalan cepat dan tepat. Dari tingkat kelurahan, peran aktif H. Usep Rosdiana selaku Sekretaris Kelurahan Jayawaras, unsur Kasi Ekbang, serta kader Posyandu Bunda Herni, menjadi bagian penting dalam pendampingan di lapangan.
Dukungan juga datang dari Dinas Sosial Kabupaten Garut yang memberikan bantuan sosial serta pendampingan, sekaligus memastikan keaktifan BPJS Kesehatan milik pasien. Kepedulian RT dan RW setempat menjadi penguat utama, menunjukkan bahwa semangat gotong royong warga masih hidup dan nyata.
Ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Komisioner Baznas Garut beserta seluruh jajaran atas kepedulian dan bantuan nyata yang diberikan, mulai dari fasilitasi ambulans hingga dukungan kemanusiaan.
Atas nama keluarga, Teh Nuri menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak—pemerintah, lembaga sosial, aparatur wilayah, RT/RW, serta para donatur—yang telah membantu dan mendoakan Dede Sutandi. “Bantuan dan kepedulian ini menjadi kekuatan besar bagi keluarga kami di tengah kondisi sulit. Semoga semua kebaikan dibalas dengan keberkahan,” ungkapnya.
Sebelumnya, kondisi Dede Sutandi menjadi perhatian publik setelah diberitakan oleh Revolusi Investigasi. Pemberitaan tersebut mendorong respons cepat dan kolaborasi lintas sektor yang akhirnya membuahkan hasil nyata.
Revolusi Investigasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan pelayanan publik yang humanis dan penuh empati. Semoga Dede Sutandi diberikan kekuatan, kesembuhan, dan harapan baru dalam menjalani proses pengobatan.
(Redaksi Revolusi Investigasi)
› Tanpa label › Air Mata Haru di Ujung Penantian: Dede Sutandi Akhirnya Dirawat di Bandung Berkat Kepedulian dan Doa Bersama






