UCAPAN RAMADHAN

SELAMAT IDUL FITRI REVOLUSI

'Advertisement'
ADVERTISEMENT

no-style

BREAKING NEWS

Loading...

INKLUSI AISYIYAH GARUT GELAR BUEKA NAIK KELAS, DORONG PENINGKATAN MANAJEMEN KEUANGAN UMKM

Alimudin Garbiz
5/15/26, 09:54 WIB Last Updated 2026-05-15T02:54:17Z
GARUT – Revolusi Investigasi Inklusi Aisyiyah Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Pertemuan BUEKA Naik Kelas yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam aspek manajemen keuangan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 13.30 WIB, bertempat di Kampung Bojong, Desa Margacintan, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Suasana kegiatan berlangsung kondusif dengan dihadiri para pelaku UMKM lokal yang memiliki semangat untuk mengembangkan usaha mereka agar lebih terarah dan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pendampingan berbasis komunitas yang dilakukan oleh Inklusi Aisyiyah Garut dalam mendorong pelaku usaha kecil agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas secara ekonomi maupun manajerial. FOKUS PADA PENGUATAN MANAJEMEN KEUANGAN
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Risqiyadi, SE., M.SM., yang merupakan dosen IMDA sekaligus pendamping UMKM naik kelas, memberikan materi terkait pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang sehat dan terstruktur. Ia menekankan bahwa salah satu kelemahan utama UMKM di lapangan adalah belum optimalnya pencatatan keuangan, sehingga pelaku usaha sering kesulitan mengetahui kondisi riil usaha mereka. “Banyak UMKM yang sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi tidak berkembang optimal karena tidak memiliki sistem pencatatan keuangan yang baik. Padahal ini adalah fondasi utama dalam mengelola usaha,” jelasnya. Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas, serta kebiasaan mencatat transaksi secara rutin agar usaha dapat dianalisis dan dikembangkan secara tepat. ANTUSIASME PESERTA UMKM LOKAL Para peserta yang hadir, mayoritas merupakan pelaku UMKM dari wilayah Kecamatan Leuwigoong dan sekitarnya, terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pengalaman usaha yang selama ini dijalankan. Banyak peserta mengaku bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi usaha mereka, terutama dalam hal pengelolaan keuangan yang selama ini masih dilakukan secara sederhana dan belum terstruktur. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha, sehingga tercipta jejaring dan saling dukung dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis masyarakat. DORONG UMKM NAIK KELAS SECARA BERKELANJUTAN Inklusi Aisyiyah Garut menegaskan bahwa kegiatan BUEKA Naik Kelas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas UMKM di daerah. Melalui pendekatan edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas, diharapkan pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing, memperbaiki tata kelola usaha, serta memperluas pasar secara lebih profesional. Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat desa, dengan harapan UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang lebih tangguh. PENUTUP Kegiatan Pertemuan BUEKA Naik Kelas di Kampung Bojong ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran pentingnya literasi keuangan bagi pelaku usaha kecil. Dengan penguatan manajemen yang baik, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh, berkembang, dan naik kelas secara nyata. Red
Komentar

Tampilkan

Terkini

Parlementaria

+