Dairi RevolusiNews.id – Tim redaksi Media RevolusiNews Karawang bersama Biro Dairi mengultimatum pihak Desa Karing dan Inspektorat Kabupaten Dairi terkait dugaan praktek proyek fiktif pada kegiatan pengkerasan jalan dan pembangunan plat beton senilai Rp229.413.150 yang bersumber dari APBDesa – uang rakyat!
Publik dibuat geram! Bagaimana tidak, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Dairi pada 31 Desember 2024, disebutkan bahwa pekerjaan sesuai dengan RAB. Namun, fakta lapangan justru menunjukkan tidak ada kegiatan apapun! Warga Juma Rindang menegaskan, jalan yang dimaksud tak tersentuh pembangunan.
Lantas, ke mana larinya uang ratusan juta rupiah tersebut?
Apakah rakyat harus terus dibodohi dengan laporan fiktif yang seolah-olah sah?
Dalih Kades: Pembenaran Murahan
Kepala Desa Karing berdalih bahwa hal tersebut hanyalah kesalahan tempat dan kekeliruan penulisan. Namun alasan ini dianggap sebagai kebohongan publik. Lebih parah lagi, Inspektorat ikut terlibat dalam pengesahan laporan tersebut.
Jika benar ada pekerjaan, tunjukkan dokumennya! Jangan hanya melempar kata-kata manis tanpa bukti nyata. Uang rakyat harus kembali ke rakyat, bukan ke kantong pribadi!
RevolusiNews: Kami Tidak Akan Diam!
Tim redaksi RevolusiNews menegaskan sikap tegas:
> “Apabila pihak Desa Karing dan Inspektorat tidak berani membuka dokumen asli, memperbaiki LHP, serta transparan kepada publik, maka kami akan menempuh jalur hukum. Seret Pemdes Karing, Inspektorat, dan tim auditornya ke meja hijau! Ini menyangkut uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan,” tegas Redaksi RevolusiNews.
Rakyat Jangan Dibodohi!
Kasus ini menjadi cermin betapa masih ada modus permainan anggaran desa yang diduga dimainkan secara sistematis. Rakyat jangan lagi dibohongi dengan dalih yang penuh manipulasi.
RevolusiNews berdiri di garis depan bersama masyarakat. Jika aparat desa dan inspektorat main-main dengan uang rakyat, maka biarlah hukum yang berbicara!
(Tim)